Sejarah Singkat Berdirinya Pondok Pesantren Sabilia

Bermula dari sebuah rumah milik Bpk. H. Drs. Sudihardjo yang diserahkan kepada kami untuk digunakan dalam kegiatan pengajian dan pondok pesantren kecil-kecilan, maka alhamdulillah berdirilah sebuah lembaga yang pada waktu itu kami namai dengan nama Ma’had Al Quran  Sabilia yang melakukan kegiatan meliputi pendidikan Play Group, Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), dan Pesantren Tahfizh Al Quran yang dimulai pada bulan Juli  tahun 2006 di Perum Griya Anggraini Blok C8 No.15 Citeureup Bogor.

Pada awalnya kegiatan pendidikan yang berlangsung berada di bawah naungan Yayasan Waqaf Pesantren Sabilia sebagai cabang dari Jakarta yang dipimpin oleh Ust. H. Bachtiar Nasir, Lc. dan hal itu telah berjalan selama 4 tahun. Kemudian memasuki tahun ke 5, kami diberikan izin untuk mendirikan  sendiri yayasan yang terpisah dari Jakarta dalam mengembangkan pendidikan yang ada di Citeureup Bogor tersebut, maka pada bulan Januari 2011 kami mulai membuat rancangan dan pengajuan pendirian yayasan baru di hadapan notaris dengan nama Yayasan Al Fatih Bogor.

Pesantren Tahfidz al-Quran Sabilia ialah lembaga di bawah Yayasan Al Fatih Bogor yang berkeinginan untuk menjadi salah satu lembaga yang dapat menjadi roda penggerak terhadap kegiatan serupa di kecamatan Citeureup kabupaten Bogor Jawa Barat. Menyiapkan sebuah generasi yang hafal al-Quran, kokoh tauhidnya, memiliki akhlak yang mulia dan mengamalkan pesan-pesan Al Quran dalam kehidupannya.

Dari sanalah maka kami mulai mengumpulkan anak-anak yatim dan dhu’afa yang berniat untuk mengikuti program tahfidz al-Quran. Kami  bina dan kami bimbing agar bisa membekali mereka dalam menjalani hidup yang akan datang, dan Alhamdulillah ajakan kami  disambut baik dan didukung oleh beberapa jamaah dan mereka pun ikut serta dalam memberikan perhatian dan donasinya untuk para santri.

 Dengan  berjalannya waktu,   permintaan masyarakat untuk memasukkan anak mereka yang yatim dan dhu’afa agar dididik di pesantren ini khususnya ingin agar anak mereka HAFAL AL QURAN begitu tinggi dan tiap tahun terus bertambah, sedangkan kami hanya menempati 2 rumah jama’ah yang statusnya hanya hak guna pakai.